Gunter G-9

Hv3 and the art of minimalist web-browsing

Posted in Blog, Browser, Njlajah, Pegel Linux by f0xy on Januari 1, 2009

Hv3 Browser

Html Viewer 3 (hv3) is a powerful yet minimalist web browser that uses Tkhtml3 as a rendering engine and SEE (Simple ECMAScript Engine) to interpret scripts. The application itself is written in Tcl. Currently it is at alpha stage. Please try it out, then report bugs or make suggestions.

Tahun baru diawali dengan membaca sebuah artikel dari Linux Weekly News dengan judul yang sama seperti judul tulisan saya ini. Sebagai penguna Linux, saya selalu mencari alternatif lain (browser) yang menurut saya menarik untuk digunakan. Masih teringat oleh saya (kala masih menggunakan Windows, ketika Internet Explorer berhasil meruntuhkan dominasi Netscape, saya malah beralih ke Opera (waktu itu saya menggunakan Opera 3). Pun ketika saya mulai bermani-main dengan GNU/Linux (saat itu tahun 2001) saya mulai berlaih ke Mozilla yang merupkan kelanjutan dari Netscape. Mozilla sendiri menggunakan kode sumber Netscape yang sebagian dilepas ke publik menjadi software Open Source. Mozilla versi awal sangat rakus sumber daya, sangat tidak nyaman.
(more…)

fc-cache: failed

Posted in Pegel Linux, Slackware by f0xy on Desember 25, 2008

Suatu hari saya mengalami error seperti berikut

/usr/share/fonts/TTF: failed to write cache
…..
fc-cache: failed

Kenapa hal ini terjadi? Seingat saya, ketika  ingin booting ke harddisk eksternal, saya salah menekan tombol keyboard, yang seharusnya tombol F11, saya menekan F10, yang mengakibatkan seting BIOS menjadi default termasuk tanggal yang berubah menjadi 01-01-2002. Dan ketika booting, saya mendapakan error di atas, sejenak sebelum login ke X Window.

Kalau saja saya menyadari kesalahan saya tersebut sedari awal, mungkin saya hanya akan reboot komputer saya dan masuk ke BIOS untuk menyeting ulang tanggalnya.

Apa daya saya sedikit bingung, dan googling saya lakukan untuk mendapatkan pemecahan masalahnya.  Ilmu saya bertambah sedikit. Lumayan.

Buka terminal ketik:

# find /usr/share/fonts -type d -exec touch {} \;
# fc-cache -f -v

Dan sekarang error di atas telah teratasi. Happy Slacking!

Rujukan:
http://www.slackforum.de/forum/index.php?t=msg&goto=17888&

Mencoba akses internet

Posted in Blog, Njlajah, Pegel Linux by f0xy on Desember 24, 2008

Sudah hampir 3 bulan ini saya menjadi fakir bandwith. Sejak kepindahana saya ke kantor baru akses internet menjadi barang yang langka. Jangankan akases internet, akses intranet pun baru terpenuhi 2 bulan sejak mulai operasinya kantor. Menyedihkan.

Untungnya sebulan yang lalu seorang teman menawarkan  Telkomsel Flash Paket 25 jam plus modem Huawei E160, karena tanpa disurvei oleh pihak Telkom saya ambil  saja paket tersebut, dengan harapan mendapatkan akses internet HSDPA  yang “mungkin” sedikit murah. Nyatanya saya agak kecewa. Alih-alih dapat koneksi HSDPA kenyataannya hanya mendapatkan EDGE. Lumayanlah, dalam hati – menghibur diri sendiri. Lebih parah lagi, sampai di rumah jaringan yang tersedia cuma GPRS.. duh. Teman saya berkelakar agar saya pindah rumah saja untuk mendapatkan akses HSDPA.

(more…)

DOSEMU: Cetak via Sharing Printer Windows

Posted in Njlajah, Pegel Linux by f0xy on Januari 9, 2008

Sebelumnya saya pernah seting DOSEMU agar bisa mencetak via sharing printer Windows. Tapi dasar pelupa dan pemalas, saya tidak pernah mencatatnya. Giliran perlu jadi kelimpungan sendiri. Agar kejadian tersebut tak terulang lagi, maka saya coba untuk menuliskannya di sini. Bagaimana?

Like Mac: Slackware 12.0 with XFCE 4.4.1

Posted in Pegel Linux by f0xy on Agustus 21, 2007

Lama gak posting. Posting screenshot ajah deh. Kalau screenshot ini sudah terlalu basi, mohon dimaafkan.

Like Mac

Full Size Image

 

Main Menu

Full Size Image

 

Terminal

Full Size Image

 

Beberapa link yang saya gunakan untuk membuat tampilan desktop Slackware saya seperti di atas, mungkin berguna:

  1. Forum Ubuntu
  2. Forum BSD Nexus
  3. Patch gtk (mudah-mudahan masih ada linknya)
  4. xfce4-macmenu-plugin
  5. xfce4-corner-plugin
  6. Cairo-dock
  7. Toko Kosmetik Linux Langanan saya

Catatan: Semua artwork yang saya gunakan hanya untuk keperluan pribadi, yang saya dapatkan dari internet dan sekitarnya.

Distro Linux Untuk Orang Indonesia

Posted in Pegel Linux by f0xy on Februari 18, 2007

bukan mimpi bukan banyolan, siapa tahu ada yang ingin mewujudkannya

Cukup tergelitik hati saya untuk membuat tulisan ini. GNU/Linux atau Linux saja, ini yang lebih populer, adalah sebuah Sistem Operasi Open Source yang sering dibandingkan dengan Sistem Operasi Windows™ buatan Microsoft. Tapi saya tidak ingin membandingkan keduanya. Lalu? Saya hanya ingin mencoba melalakukan perkiraan, ya perkiraan, sebuah distro Linux yang cocok untuk orang Indonesia.

Kita mengetahui bahwa Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia, begitu pula di Indonesia. Karena hal itu, para pengguna komputer mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang sama saat mengoperasikan sebuah PC: Windows Minded. Dari antarmuka pengguna, sampai cara instalasi sebuah aplikasi, boleh dibilang dilakukan secara seragam. Instalasi software biasa dilakukan dengan cara mengklik dua kali (double click) file instalasi tersebut (biasanya berbentuk .exe), semua sudah mafhum. Selanjutnya tinggal klik, next, next, next, dan finish.
(more…)

Distro Linux dan Komputer Kelas Rendah

Posted in Pegel Linux by f0xy on Februari 8, 2007

Okay, kali ini saya kebagian komputer kelas rendah. Milik Kasi saya yang katanya sudah jarang digunakan. Ini spesifikasi utamanya:

  • Prosesor PentiumIII/Celeron (Coppermine) 667Mhz
  • Memori SDRAM sebesar 128Mb yang berbagi dengan memori VGA sebesar 16Mb 8Mb
  • VGA onboard dikenali sebagai Trident Microsystems CyberBlade/i1 di Linux
  • Souncard juga Onboard, VT82C686 AC97 Audio Controller

Itulah spesifikasi utama komputer yang saya gunakan di kantor sekarang. Menyedihkan. Aslinya, komputer tersebut terinstal Windows™ XP-PE (hi..hi..hi..). Tapi saya tak ingin berlama-lama, karena dengan spesifikasi seperti itu, maka Windows berjalan dengan sangat lambat. Tanpa pikir panjang, komputer tersebut saya instalasi Linux di dalamnya.

Saya ambil LiveCD Wolvix untuk memartisi harddisk, karena ini bukan milik saya, maka saya hanya butuh sekitar 5Gb kosong ditambah SWAP 512Mb. Kerja Wolvix sangat baik dalam me-resize partisi NTFS. Tapi saya tidak menginstal Wolvix, saya berencana menginstal Zenwalk 4.2 yang baru saya unduh dari intranet kantor. Terima kasih pak Imron.

Instalasi Zenwalk tidak terlalu sulit. Dan berlangsung cukup cepat. Sampai akhirnya saya masuk ke desktop XFCE. Tapi, saya merasakan sedikit keanehan, Zenwalk tidak terlalu gegas seperti yang saya harapkan. Saya mengira karena RAM yang digunakan hanya 128Mb.

Keesokan harinya saya menambahkan RAM menajdi 256Mb. Tetap saja, Zenwalk tidak segegas yang saya inginkan. Dengan terpaksa saya men-downgrade Zenwalk 4.2 dengan Zenwalk 4.0, dan hasilnya lumayan gegas, lebih gegas dari Zenwalk 4.2. Ada apa dengan Zenwalk?

Ah, sudahlah. Sementara ini cukup menggunakan Zenwalk 4.0. Mungkin di lain waktu saya akan mencoba Wolvix, atau mungkin SaxenOS. Atau bisa juga Deli Linux. Hampir semua distro yang saya coba adalah Slackware-based distro, karena saya sudah terbiasa dengannya.

Ada juga DSL-N, mungkin bisa saya coba juga. Sampai benar-benar mendapatkan yang cocok.