Distro Linux dan Komputer Kelas Rendah
Okay, kali ini saya kebagian komputer kelas rendah. Milik Kasi saya yang katanya sudah jarang digunakan. Ini spesifikasi utamanya:
- Prosesor PentiumIII/Celeron (Coppermine) 667Mhz
- Memori SDRAM sebesar 128Mb yang berbagi dengan memori VGA sebesar
16Mb8Mb - VGA onboard dikenali sebagai Trident Microsystems CyberBlade/i1 di Linux
- Souncard juga Onboard, VT82C686 AC97 Audio Controller
Itulah spesifikasi utama komputer yang saya gunakan di kantor sekarang. Menyedihkan. Aslinya, komputer tersebut terinstal Windows™ XP-PE (hi..hi..hi..). Tapi saya tak ingin berlama-lama, karena dengan spesifikasi seperti itu, maka Windows berjalan dengan sangat lambat. Tanpa pikir panjang, komputer tersebut saya instalasi Linux di dalamnya.
Saya ambil LiveCD Wolvix untuk memartisi harddisk, karena ini bukan milik saya, maka saya hanya butuh sekitar 5Gb kosong ditambah SWAP 512Mb. Kerja Wolvix sangat baik dalam me-resize partisi NTFS. Tapi saya tidak menginstal Wolvix, saya berencana menginstal Zenwalk 4.2 yang baru saya unduh dari intranet kantor. Terima kasih pak Imron.
Instalasi Zenwalk tidak terlalu sulit. Dan berlangsung cukup cepat. Sampai akhirnya saya masuk ke desktop XFCE. Tapi, saya merasakan sedikit keanehan, Zenwalk tidak terlalu gegas seperti yang saya harapkan. Saya mengira karena RAM yang digunakan hanya 128Mb.
Keesokan harinya saya menambahkan RAM menajdi 256Mb. Tetap saja, Zenwalk tidak segegas yang saya inginkan. Dengan terpaksa saya men-downgrade Zenwalk 4.2 dengan Zenwalk 4.0, dan hasilnya lumayan gegas, lebih gegas dari Zenwalk 4.2. Ada apa dengan Zenwalk?
Ah, sudahlah. Sementara ini cukup menggunakan Zenwalk 4.0. Mungkin di lain waktu saya akan mencoba Wolvix, atau mungkin SaxenOS. Atau bisa juga Deli Linux. Hampir semua distro yang saya coba adalah Slackware-based distro, karena saya sudah terbiasa dengannya.
Ada juga DSL-N, mungkin bisa saya coba juga. Sampai benar-benar mendapatkan yang cocok.



Di kantor baru, saya dapat PC baru HP, dan selama di sini masih bertahan tanpa software PE.
Wah baru denger ada linux dengan nama-nama gitu… Kalau yang cocok dengan pentium 2 – 400 MHz ram 128, kira-kira linux macam apa yah Kang? Disekolah saya ada beberapa biji, sementara ini bercokol win98se di dalamnya.
@ maseko
Syukurlah masih pake yg asli. Disini ada juga kompi HP, tp dah 2 kali di reinstall, XP-nya masih asli, tapi sayang Office-nya, ga ada CD aslinya. hehehehe
@ helgeduelbek
Sebenrnya utk spek spt itu bisa pake zenwalk, atau deli (desktop light) linux, dg pertimbangan GUI yg tidak terlalu aneh bagi user yg terbiasa dg windows, minimal cari distro2 enteng dg window manajer yg mirip dg antarmuka win98se. Kalo pake DSL yg menggunakan fluxbox, saya yakin user akan cenderung mengalami kesulitan.
Kmaren saya mencoba menginstall banyak distro
1. Mandriva 2006 saya letakkan boot loadernya di MBR
2. Kubuntu bootnya loader di MBR
3. Ubuntu sama
4. SUSE 10.2
sampai sini ga masalah..
5. Fedora 6, boot loadernya di MBR, nah pas disini jadi kacau, pas instal boot loader saya masukkanlah semua dev/hda1 (mandrake), dev/hda6 (kubuntu), dev/hda7 (ubuntu), dev/hda3 (SUSE).
Pas dieksekusi yang jalan Fedora dan Suse, sementara yang lain enggak..
Kenapa kok begitu ?
@spuyer
Kalo anda pake GRUB sebagai bootloadernya, kopikan saja menu.lst milik distro yg bener2 bisa dipake buat booting, menimpa atau disisipi pada menu.lst-nya FC6
Biasanya menu.lst, terletak di /boot/grub/menu.lst
Maaf maseko, aku ini belum begitu lama pake linux. Aku tertarik pake linux karena free. Nah, tetapi ketika saya dihadapkan dengan masalah mencetak dokumen, aku bingung karena di database linux yang ku instal tidak ada nama printer yang kupunya. Oya, linux yang kupake Suse 10.0 dan printerku canon ip1200. Tolong dong bantuin…
@ Pak Helgeduelbek : bisa dicoba puppy linux, terkenal paling lincah di Pentium II selain Damn Small Linux
mas, distro yang paling gampang apa mas?
eh salah tempat posting yah?
aduh maap. huehehehehehehe
dah rada ngantuk soalnya….
mohon bantuannya saya ini sangat pemula di dunia linux, tapi langsung tertarik dengan linux.. distro turunan slackware apa ya yang cocok untuk komputer spesifikasi rndah amd sempron 2600 n ram 128? selain zenwalk? n saya menemukan live d slax.. itu cukup bagus n aplikasi bawaan yan kern khas slackware.. bisa ga di instal di pc.. bagaimana caranya menguba live cd menjadi instalan.
Wah dapet guru lagi nih saya
Salam kenal pak nice post
dari orang yang lagi belajar linux