
RACIX –Jamu Pegel Linux–
October 8, 2006Setelah cukup lama (dari Mei 2001) bergelut dengan Linux, ini merupakan sumbangsih saya kepada GNU/Linux, juga kepada teman-teman satu instansi yang ingin mencipipi Linux. Tapi saya malu kalau ini disebut distro, karena ini hanya sebuah LiveCD yang hampir semua orang bisa membuatnya.

Entah sudah berapa lama saya berkeinginan membuat sebuah LiveCD sendiri, tentunya dengan fitur-fitur yang cukup friendly dan memudahkan saya bekerja. Proyek ini sebenarnya telah saya mulai sejak liburan Idul Firti lalu (ini dah mau Lebaran lagi), tapi masih setengah jalan dan tidak rilis. Hanya dua orang teman yang saya berikan kopi CD-nya, itupun dengan berbagai macam kekurangan. Waktu itu saya beri nama DRAX (DRopline SlAX), karena saya membuatnya berdasarkan distro Slackware dan SLAX dengan menggunakan GNOME dari DroplineGNOME.
Akhirnya keinginan itu terwujud juga. Sebuah LiveCD GNU/Linux berhasil saya selesaikan dengan masa pengembangan kurang lebih 3 bulan (Kalo gak salah nih… lupa soalnya…). Maklumlah , karena dikerjakan sendiri dan di rumah, itupun harus berbagi dengan anak dan istri serta dengan pekerjaan di kantor.
Saya memberi nama LiveCD tersebut dengan RACIX —Jamu Pegel Linux—, dengan harapan ke depan semoga teman-teman saya yang ingin mencicipi GNU/Linux tidak bingung lagi (walau saya yakin masih banyak bingungnya).
Kenapa RACIX?
Karena saya hanya meracik bahan-bahan yang telah tersedia sehingga menjadi sebuah sajian LiveCD siap konsumsi tanpa harus megolahnya lagi (menginstalasi). RACIX dibuat berdasarkan distro Slackware 10.2 dengan menggunakan kernel 2.6.16 yang dipaketkan oleh Linux-Live.org (tersedia juga iso dengan kernel 2.6.17.8), serta menggunakan GWARE sebagai desktop utama. Skrip Linux-live saya gunakan pada saat membuat iso image RACIX.
RACIX, telah saya rilis terbatas hanya untuk teman-teman satu instansi, pada bulan Agustus lalu. Insya Allah, sekarang sedang melakukan pengembangan RACIX rilis berikutnya, dengan menggunakan Slackware 11. Karena keterbatasan waktu serta bandwith, sampai hari ini iso image Slackware 11 belum juga selesai saya downloads.
….saya telat memposting ini disini



Ditunggu RACIX versi 2.0-nya bos, yang “code name”-nya RED
Yup. /me juga nunggu yang 2.0 lho Mas..
coba kita tunggu RED …
edan tenan euuyy !!!
Hahaha ….
Me mo nyumbang wammu + gammu. Tapi koq lib python susah sekali dibikin paket *.tgz (via makepkg) ya ?
Ada yang tau gimana caranya ?
Gammu.tgz dah siap …
[...] tentang apa itu Racix, pernah saya ulas sedikit di blog saya. Dan ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Preaxz yang telah memberi sebagian [...]
Tadi dah kunjungi http://racix.wordpress.com/ tinggal nambahin komentar aja.
Aduh, kamu kok pinter tenan. Oya giamana sih caranya biar bisa ngracik distromu itu. Boleh dong kasih tahu, krn aku pengin banget.
mas , tutorial cara remasteringnya dong …
yg ver slack sama ubuntu ..
thanx
@tax n tux
coba googling dulu…
scr garis besar:
utk yg versi slack saya pake linux-live-script
utk yg ubuntu saya pake reconstructor
semuanya dikerjakan dengen setulus hati dan tentunya cukup bandwith dan waktu anda… :p
oke mas , pengen buat distro yg bs langsung menjalankan dr browser sipmod 10 g …
nanti kl error saya tanya lagi ..